Saturday, January 19, 2013

Dear Diary part3




Mungkin udah sekian waktu ,jam menit bulan tahun buat bikin ini ,entah mengapa dan mengapa yang terjadi dengan diri gue dan hidup gue ,sebelumnya gue hanya lah sebuah manusia biasa yang tidak bisa terbang ,bukan sesuatu dan bukan juga  seorang  mutan ,tapi hanya sesosok manusia yang butuh makan dan minum dan tidak tertutup kemungkinan butuh Sesutu yang dinamakan cinta ,tapi kali ini bukan tentang itu gue akan bahas .

oke kejadianya itu terjadi sesudah gue lahir di dunia dengan selamat di sebuah bidan deket rumah gue dulu (jenjjrengg ),lebih tepatnya sihh satu tahun yang lalu di bulan 2012  oke dulu sihh ceritanya gue adalah seorang yang mempunyai pasangan seorang perempuan (karna gue cowo ) yaa entah gue juga binggung apa yang terjadi ketika gue bisa jatuh cinta pada pandangan pertama(pokonya udah mirik kayak lirik lagu lah) kepada dia itu .


Dan anehnya itu bisa berlangsung selama 3 tahun ,yaa meskipun ini bukan cinta monyet(tapi dia bukan monyet ) pertama gue ,yaa tapi kan nggak ada yang tau ,yaa namanya cinta kan kadang di atas kadang dibawah kadang juga muter muter udah kayak trio tiger yang ada di tipi tipi lah pokoknya .

tapi entah mengapa bagaimana dan kenapa hal itu bisa terjadi ,yaa itu terjadi pada bulan januari tahun lalu dimana kejadian itu pun terjadi ,dimana kejadiaan sangat cepat sehingga gue pun nggak sempet melihatnya ,yaa walaupun pun kejadiaan itu lewat jalan yang dinamakan SMS (salam manis sesaat ).

entah apa yang terjadi saat itu gue merasa dunia sudah kiamat ,hitam dimana mana (karna mati lampu)putih jadi hitam ,hitam jadi manis ,kamar gue yang tadinya warna biru sekeketika berubah jadi cream(baru di cat) ,kepala gue mulai pusing (karna belum makan ),keringat bercucuran (karna makan rujak ),air mata menentes dengan derasnya (karna nonton FTV),emak gue ngomel-ngomel (centong nasih gue bawa ),semuah itu terjadi ketika si DOI (bahasa anak GAOOLL jaman sekarang ,katanya!!) ngirimin gue sebua kata kata yang isinya itu “KITA PUTUS” (jenjjeerrng ,music We Are The Champions dimainkan ),

seketika gue mulai tertegun ,diam,dan tak bisa bergerak ,dan mulai panik ,namun ternyata perut gue lagi ada masalah ,sempet gue konfirmasi ke dirinya yang ada disana ,kenapa dirinya bisa mengatakan hal seperti itu kepada daku ,dan dinya mulai menjawab “aku udah nggak kuat sama kamu ,aku udah cape dan aku mau pocus belajar “(dikata gue maksa dia buat mangul beras kali “,lalu perbincangan itu terus berlalu dan berlalu ,sampai akhirnya gue menemukan titik gelap dalam masalah yang sedang terjadi dengan diriku ini ,ternyata ada seorang temen gue yang memberikan saran kepada si doii (nama palsu  mantan),dan ternyata yang ngasih saranya itu temen sekela gue cuuyy ,padahal gue nggak nyadar lohh kalo dia teman kelas gue (lupaingatan ceritanya ) ,

oke akhirnya gue hal itu berlarut larut aja begitu aja ,dan gue tetap stay cool aja kalo misalkan ketemu sama temen kelas gue ,padahal udah gondok (ibarat kata udah kayak di cium banci ),namun entah apa yang terjadi berikutnya gue juga nggak tau apa yang terjadi dan mengapa hal itu bisa terjadi begitu saja ,gue sama si doii(udah putus ) masih tetap berhubungan hari demi hari ,jam demi jam ,detik demi detik ,kamu demi aku . namun, pernah di suatu ketika dimana dia sedang di daerahnya si maya gue menemukan sesuatu yang ganjal sedang terjadi padanya di updet status burungnya “seneng bisa kesasar di Jakarta”(kesasar kok seneng ) nahh ,lohh cilubba ,sesorang dalam diri gue mulai kepo ,dan usut demi usut dia telah deket dan jalan sama seorang ,dan sesorang itu adalah temen gue smp (jenjjrenngg .mati lampu)dan ternyata pula itu lah yang bikin dia berubah sampai sekarang gini.

entah gue juga masih mencari tau dia berubah jadi apa mungkin :ultraman ,ben10 ,tsubatsha, mngkin megalomen ,dan kemudian mereka pun jadian (musim ujan tiba ),mulai berfikir keras padahal dia pernah bilang pengen “pocus” ,sempe ngerasa bingung dan putus asa ,padahal sebentar lagi hari ulang tahun gue (bakalan kagak ada yang ngasih kado nihh kayaknya).

yaa sebagai laki laki sejati mahh gue terima aja keputusan dia ,kalo emang mau kayak begitu kan (ujan mulai turun ),okee gue tetap melanjutkan hidup gue yang kelam ini(masih shubuh) ,hari demi hari nggak ada kabarnya dengan si doi namun, ketika dia muncul di dalam hape gue melalu pesan singkat yang dinamakan sms,di pun berkata kepada gue dengan kata kata yang menuduh dengan kejamnya ,bahwa gue telah ngejelekin si doii dengan si itunya doi (padahal nggak ganteng diannya kok ,”eneran  deh “) tak lupa si itu-nya doi juga ngirimin gue sms itu beserta teman kebun binatangnya mencaci gue (dikata gue piring kotor kali) dan menuduh yang sama kepada gue sampai sampai nagancem segala (nggak bakalan selamat lue:katanya)dengan dana oktaf yang tinggi sepertinya .

namun, dengan seketika itu gue tepis ucapan itu dan langsung menendang bola itu ketengah lapangan demi untuk menyamakan kedudukan ,sempet hampir ribut demi sama sii doi dan juga sii itu-nya sii doi lantaran ngerebutin itu bola tapi gue mencoba menjadi seorang yang lapangan dadanya lebar dan padahal mereka juga nuduh nggak ada bukti dan seenaknya jidat yang lebar mereka miliki .

namun,sampai sekarang gue juga nggak tau kelanjutannya itu masalahnya dan mau dibawa kemana ini alurnya gue juga binggung  ,tapi yang jelas gue juga udah nggak peduli lagi dengan hubungan mereka  yaa mungkin karna gue udah bisa ngelihat sesorang yang lain (the end)(masih ada kelanjutannya di kisah yang lain)...

Tuesday, January 15, 2013

Tugas ISD10

AGAMA dan MASYARAKAT 

Dengan singkat definisi agama menurut sosiologi adalah definisi yang empiris. Sosiologi tidak pernah memberikan definisi agama yang evaluative (menilai). Sosiologi angkat tangan mengenai hakikat agama, baiknya atau buruknya agama atau agama–agama yang tengah diamatinya. Dari pengamatan ini sosiologi hanya sanggup memberikan definisi deskriptif (menggambarkan apa adanya) yang mengungkapkan apa yang dimengerti dan dialami pemeluk-pemeluknya.
Definisi agama menurut Durkheim adalah suatu “sistem kepercayaan dan praktek yang telah dipersatukan yang berkaitan dengan hal-hal yang kudus kepercayaan-kepercayaan dan praktek-praktek yang bersatu menjadi suatu komunitas moral yang tunggal.” Dari definisi ini ada dua unsur yang penting, yang menjadi syarat sesuatu dapat disebut agama, yaitu “sifat kudus” dari agama dan “praktek-praktek ritual” dari agama. Agama tidak harus melibatkan adanya konsep mengenai suatu mahluk supranatural, tetapi agama tidak dapat melepaskan kedua unsur di atas, karena ia akan menjadi bukan agama lagi, ketika salah satu unsur tersebut terlepas. Di sini terlihat bahwa sesuatu dapat disebut agama bukan dilihat dari substansi isinya tetapi dari bentuknya, yang melibatkan dua ciri tersebut.

Sedangkan menurut pendapat Hendro puspito, agama adalah suatu jenis sosial yang dibuat oleh penganut-penganutnya yang berproses pada kekuatan-kekuatan non-empiris yang dipercayainya dan didayagunakannya untuk mencapai keselamatan bagi mereka dan masyarakat luas umumya.
Dalam kamus sosiologi, pengertian agama ada 3 macam yaitu:
1. Kepercayaan pada hal-hal yang spiritual
2. Perangkat kepercayaan dan praktek-praktek spiritual yang dianggap sebagai tujuan tersendiri
3. Ideologi mengenai hal-hal yang bersifat supranatural

Fungsi agama
Dalam hal fungsi, masyarakat dan agama itu berperan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang timbul di masyarakat yang tidak dapat   dipecahakan   secara   empiris   karena   adanya   keterbatasan kemampuan dan ketidakpastian. Oleh karena itu, diharapkan agama menjalankan   fungsinya   sehingga   masyarakat   merasa   sejahtera, aman, stabil, dan sebagainya. Agama dalam masyarakat bisa difungsikan sebagai berikut :
1.        Fungsi edukatif.
Agama memberikan bimbingan dan pengajaaran dengan perantara petugas-petugasnya
2.        Fungsi penyelamatan.Bahwa setiap manusia menginginkan keselamatan baik dalam hidup sekarang ini maupun sesudah mati.

Selain itu Agama juga berfungsi sbagai:
1.        Fungsi pengawasan sosial (social control)
2.        Fungsi agama sebagai kontrol sosial yaitu :
                                  i.            Agama meneguhkan kaidah-kaidah susila dari adat yang dipandang baik bagi kehidupan moral warga masyarakat.
                                ii.            Agama mengamankan dan melestarikan kaidah-kaidah moral (yang dianggap baik )dari serbuan destruktif dari agama baru dan dari system hokum Negara modern..
3.        Fungsi memupuk Persaudaraan.
Kesatuan persaudaraan berdasarkan kesatuan sosiologis ialah kesatuan manusia-manusia yang didirikan atas unsur kesamaan..
4.        Fungsi transformatif.
Fungsi transformatif disini diartikan dengan mengubah bentuk kehidupan baru atau mengganti nilai-nilai lama dengan menanamkan nilai-nilai baru yang lebih bermanfaat..
Agama sangat universal, permanen, dan mengatur dalam kehidupan, sehingga bila tidak memahami agama, maka akan sulit memahami masyarakat. Hal yang harus diketahui dalam memahami lembaga agama adalah apa dan mengapa agama ada, unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi dan struktur dari agama..

Dimensi komitmen agama menurut Roland Robertson :
1.      Dimensi keyakinan mengandung perkiraan/harapan bahwa orang yang religius akan menganut pandangan teologis tertentu.
                             i.            Praktek agama mencakup perbuatan-perbuatan berbakti, yaitu perbuatan untuk melaksanakan komitmen agama secara nyata.
2.      Dimensi pengerahuan, dikaitkan dengan perkiraan.
3.      Dimensi pengalaman memperhitungkan fakta, semua agama mempunyai perkiraan tertentu.
4.      Dimensi konsekuensi dari komitmen religius berbeda dengan tingkah laku perseorangan.

Tipe Kaitan Agama Dengan Masyarakat
Kaitan agama dengan masyarakat dapat mencerminkan tiga tipe, meskipun tidak menggambarkan sebenarnya secara utuh (Elizabeth K. Nottingham, 1954), yaitu:
1.      Masyarakat yang terbelakang dan nilai- nilai sacral
Masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakat menganut agama yang sama. Oleh karenanya keanggotaan mereka dalam masyarakat, dalam kelompok keagamaan adalah sama.
2.      Masyarakat- masyarakat pra- industri yang sedang berkembang
Keadaan masyarakat tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi yang lebih tinggi daripada tipe pertama. Agama memberikan arti dan ikatan kepada sistem nilai dalam tipe masyarakat ini. Dan fase kehidupan sosial diisi dengan upacara- upacara tertentu.
Masyarakat- masyarakat industri secular
Masyarakat industri bercirikan dinamika dan teknologi semakin berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan, sebagian besar penyesuaian- penyesuaian terhadap alam fisik, tetapi yang penting adalah penyesuaian- penyesuaian dalam hubungan kemanusiaan sendiri. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai konsekuensi penting bagi agama, Salah satu akibatnya adalah anggota masyarakat semakin terbiasa menggunakan metode empiris berdasarkan penalaran dan efisiensi dalam menanggapi masalah kemanusiaan, sehingga lingkungan yang bersifat sekular semakin meluas. Watak masyarakat sekular menurut Roland Robertson (1984), tidak terlalu memberikan tanggapan langsung terhadap agama. Misalnya pemikiran agama, praktek agama, dan kebiasaan- kebiasaan agama peranannya sedikit.

Agama Konflik dan Masyarakat
Sepanjang sejarah agama dapat memberi sumbangsih positif bagi masyarakat dengan memupuk persaudaraan dan semangat kerjasama antar anggota masyarakat. Namun sisi yang lain, agama juga dapat sebagai pemicu konflik antar masyarakat beragama. Ini adalah sisi negatif dari agama dalam mempengaruhi masyarakat Dan hal ini telah terjadi di beberapa tempat di Indonesia.
Pada bagian ini akan diuraikan sebab terjadinya konflik antar masyarakat beragama khususnya yang terjadi di Indonesia dalam perspektif sosiologi agama.
Perbedaan yang memicu konflik pada Agama adalah :
1.        Perbedaan Doktrin dan Sikap Mental
semua pihak umat beragama yang sedang terlibat dalam bentrokan masing-masing menyadari bahwa justru perbedaan doktrin itulah yang menjadi penyebab dari benturan itu
2.        Perbedaan Suku dan Ras Pemeluk Agamat
tidak dapat dipungkiri bahwa perbedaan ras dan agama memperlebar jurang permusuhan antar bangsa. Perbedaan suku dan ras ditambah dengan perbedaan agama menjadi penyebab lebih kuat untuk menimbulkan perpecahan antar kelompok dalam masyarakat.
3.        Perbedaan Tingkat Kebudayaan
Agama sebagai bagian dari budaya bangsa manusia. Kenyataan membuktikan perbedaan budaya berbagai bangsa di dunia tidak sama. Secara sederhana dapat dibedakan dua kategori budaya dalam masyarakat, yakni budaya tradisional dan budaya modern.
4.        Mayoritas da Minoritas Golongan Agama
5.        Fenomena konflik sosial mempunyai aneka penyebab. Tetapi dalam  masyarakat agama pluralitas penyebab terdekat adalah masalah mayoritas dan minoritas golongan agama.

Pelembagaan agama
Pelembagaan agama adalah apa dan mengapa agama ada, unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi struktur agama. Sebenarnya lembaga keagamaan adalah menyangkut hal yang mengandung arti penting tertentu, menyangkut masalah aspek kehidupan manusia, yang dalam transendensinya, mencakup sesuatu yang mempunyai arti penting dan menonjol bagi manusia. Bahkan sejarah menunjukkan bahwa lembaga-lembaga keagamaan merupakan bentuk asosiasi manusia yang paling mungkin untuk terus bertahan.Dalam kaitannya dengan lembaga sosial yang ada dalam masyarakat, hendaknya cara berpikir sosiologis dipusatkan pada lembaga-lembaga kecil dan besar, serta gabungan lembaga-lembaga yang merupakan sub-sub sistem dalam masyarakat.
Para sosiolog cenderung untuk memperhatikan paling sedikit 4 kelompok lembaga-lembaga yang penting (yang dapat dijabarkan ke dalam kategori-kategori yang lebih kecil dan khusus), yakni:

1.      Lembaga-lembaga politik yang ruang lingkupnya adalah penerapan kekuasaan dan monopoli padapenggunaankekuasaansecara sah.
2.      Lembaga-lembaga ekonomi yang mencakup produksi dan distribusi barang dan jasa
3.      Lembaga-lembaga integrative-ekspresif, yang menurut Inkeles adalah (Alex inkeles 1965: 68).
“… Those dealing with the arts, drama, and recreation..This group also includes institutions which deal with ideas, and with the transmission of received values. We may, therefore, include scientific, religius, philosophical, and educational organizations within this category”.
4.      Lembaga-lembaga kekerabatan mencakup kaedah-kaedah yang mengatur hubungan seksual serta pengarahan terhadap golongan muda.
Walaupun tampaknya, suatu lembaga memusatkan perhatian terhadap suatu aspek kemasyarakatan tertentu, namun di dalam kenyataan lembaga-lembaga tersebut saling berkaitan secara fungsional.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/12/agama-dan-masyarakat-6/
http://condrokacon.wordpress.com/2012/11/27/bab-ix-agama-dan-masyarakat/

Tugas ISD9



ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI dan KEMISKINAN

Pengertian Ilmu pengetahuan

Pengertian ilmu pengetahuan adalah sebuah sarana atau definisi tentang alam semesta yang diterjemahkan kedalam bahasa yang bisa dimengerti oleh manusia sebagai usaha untuk mengetahui dan mengingat tentang sesuatu. dalam kata lain dapat kita ketahui definisi arti ilmu yaitu sesuatu yang didapat dari kegiatan membaca dan memahami benda-benda maupun peristiwa, diwaktu kecil kita belajar membaca huruf abjad, lalu berlanjut menelaah kata-kata  dan seiring bertambahnya usia secara sadar atau tidak sadar sebenarnya kita terus belajar membaca, hanya saja yang dibaca sudah berkembang bukan hanya dalam bentuk bahasa tulis namun membaca alam semesta seisinya sebagai usaha dalam menemukan kebenaran. Dengan ilmu maka hidup menjadi mudah, karena ilmu juga merupakan alat untuk menjalani kehidupan.

4 Hal Sikap yang Ilmiah,
1.   Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah yang objektif.
2.   Selektif, artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada.
3.   Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu.
4.   Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.

Pengertian Teknologi
Sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi.

Ciri-Ciri Fenomena Teknik Pada Masyarakat

1.    Rasionalistas, artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional. 
2.     Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah. 
3.     Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan secara otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non teknis menjadi kegiatan teknis.

                             i.        Teknik berkembang pada suatu kebudayaan. 
                            ii.        Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung. 

4.     Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan. 
5.       Otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.

 Pengertian Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Nilai, yaitu :
1.    Ilmu Pengetahuan , yaitu sesuatu yang secara teratur diperoleh dengan pangkal tumpuan tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif serta memiliki arti atau makna tersendiri bagi penerimanya.
2.    Teknologi , yaitu sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan keterampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi.
3.     Nilai , yaitu sesuatu yang memiliki harga, menunjukkan kualitas. 

Pengertian Kemiskinan,
Kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok, seperti pangan, pakaian dan tempat berteduh .

Ciri-Ciri Manusia yang Hidup Dibawah Garis Kemiskinan,
1.     Tidak memiliki factor-faktor produksi sendiri seperti tanah, modal, ketrampilan.
2.     Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan atau modal usaha.
3.     Tingkat pendidikan mereka rendah, tidak sampai tamat SD.
4.     Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja bebas.
5.     Banyak yang hidup di kota berusia muda dan tidak mempunyai ketrampilan.

Fungsi Kemiskinan,
1.     Kemiskinan menyediakan tenaga kerja untuk pekerjaan-pekerjaan kotor, tidak terhormat, berat, berbahaya, namun dibayar murah.
2.     Kemiskinan memperpanjang nilai guna barang atau jasa.
3.     Kemiskinan mensubsidi sebagai kegiatan ekonomi yang menguntungkan orang-orang kaya.
4.     Memperteguh status sosial orang kaya, karena bermanfaat untuk menjadi tumbal pebangunan.


Read more: http://www.idsena.web.id/2011/02/tutorial-cara-membuat-widget-icon.html#ixzz1ibYwvLyd