Nama : Rifkhi Febriyanto
Kelas : 4IA24
NPM : 56412338
E-Commerce
Kelas : 4IA24
NPM : 56412338
E-Commerce
E-commerce atau bisa disebut Perdagangan elektronik atau e-dagang adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri
teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management),
e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan
transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik
(electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali
banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu
halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik
menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang
lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat
non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar
US pada tahun 2011.
Dalam
banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya
mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang
handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi
bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang
bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1. Menyediakan harga
kompetitif
2. Menyediakan jasa
pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah
3. Menyediakan informasi
barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus
seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian
khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa
komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan
perdagangan
Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
- E-mail dan Messaging
- Content Management Systems
- Dokumen, spreadsheet, database
- Akunting dan sistem keuangan
- Informasi pengiriman dan
pemesanan
- Pelaporan informasi dari klien
dan enterprise
- Sistem pembayaran domestik dan
internasional
- Newsgroup
- On-line Shopping
- Conferencing
- Online Banking
Model-model yang berkembang mengenai e-commerce, yang dengan demikian berlaku
juga untuk eprocurement. E-procurement adalah salah satu pengembangan
e-commerce yang mulai berkembang pada akhir abad-20 ini dan tidak diragukan
lagi akan terus berkembang dengan pesat pada permulaan abad-21 ini.
E-Procurement is a fully automated internet-based, self service application
that streamlines the transactions between buyers and suppliers, and provides
key information for strategic analysis.
Ada 4 model pokok yang berkembang dalam revolusi internet ini yang juga
dinamakan the New Economy, yaitu :
1. Business-to-Business
(B2B)Adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan
lain. Ini diperkirakan sedang berkembang dengan cepat dari segi volume dan
nilai perdagangan, jauh melebihi model – model yang lain.
2. Business-to-Cunsumer
(B2C)Ini adalah model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau
publik. Contoh misalnya Amazon.com Inc. (www.amazon.com) yang
menjual buku, yang mempunyai koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judul buku.
3. Consumer-to-Consumer
(C2C)Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada
perorangan juga.Contoh adalah eBay Inc (www.ebay.com), suatu perusahaan yang
menyelenggarakan lelang melalui internet. Melalui perusahaan ini, perorangan
dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.
4. Consumer-to-Business
(C2B)Ini adalah model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada
perusahaan. Contoh ialah Priceline (www.priceline.com), dimana konsumen
menawarkan harga tertentu dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan
jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel.
Dalam
perkembangannya, perlu dibedakan antara B2B E-Commerce dan B2B Exchange.
Keduanya memang menggunakan teknologi internet, namun mempunyai cara dan pasar
yang berbeda, seperti dijelaskan di bawah ini.
1. B2B E-Commerce.Bentuk
ini menawarkan penjualan atau pembelian dalam bentuk maya tetapi oleh satu
perusahaan pada perusahaan lain saja. Jadi tidak terbuka untuk banyak
perusahaan agar dapat ikut.
2. B2B Exchange.Sedangkan
bentuk ini ialah padanan dari stock exchange misalnya, dimana transaksi terbuka
untuk semua perusahaan yang mau melakukannya. Jadi B2B Exchange adalah suatu
jaringan dimana banyak pembeli dan banyak penjual dapat bertemu di ruang
perdagangan maya.
Mengenai cara pembayaran, sesuai dengan cara transaksinya sendiri, juga
secara maya (virtual), apakah dalam bentuk L/C, money transfer, credit card,
P-Cards atau instrumen lain.
E-Business
Begitu banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan
internet. Berikut ini
adalah beberapa di antaranya:
adalah beberapa di antaranya:
- E-business adalah praktek
pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan
produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan,
pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi
komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven
Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002)
- E-business meliputi semua hal
yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
(ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari
organisasi ke konsumen. (Sid L. Huff, dkk. 2000. Cases in Electronic
Commerce. McGraw-Hill)
- Penggunaan internet dan
teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan manajemen
organisasi. (Kenneth C. Laudon dan Jane P. Laudon. 2001. Esssentials of
Management Information Systems: Organization and Technology in Networked
Enterprise. Prentice Hall)
- E-business adalah mengenai
penggunaan teknologi internet untuk melakukan transformasi proses
bisnis yang dilakukan. Bentuk e-business yang paling mudah terlihat
adalah pembelian barang secara online baik retail maupun grosir.
(Samantha Shurety.1999. E-businesswith Net.Commerce. Prentice Hall)
- Definisi e-business menurut IBM
adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk
memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan
sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan
pemanfaatan teknologi internet.(Christoper Stoole. 2000. E-business – Just
What is It? http://ebusiness.about.com/industry)
- Menghubungkan sistem teknologi
informasi tradisional dengan internet akan menjadi sebuah e-business.
(Daniel Amor. 2000. The E-business Revolution. Prentice Hall)
- E-business adalah mengelola
bisnis di internet yang terkait dengan pembelian,
penjualan, pelayanan terhadap konsumen, dan kolaborasi antar rekan
bisnis. Istilah e-business pertama kali digunakan salah satunya oleh
IBM pada tahun 1997. (SearchCIO.com)
- Perusahaan di internet;
Penggunaan internet untuk pengelolaan bisnis misalnya
untuk menghubungkan dengan konsumen, supplier, pekerja, dan rekan
bisnis.; Perusahaan yang menggunakan teknologi internet. (MSN
Encarta)
- E-bisnis adalah istilah yang
digunakan untuk menggambarkan bisnis yang dijalankan pada internet, atau
penggunaaan teknologi internet untuk meningkatkan produktivitas dan
keutungan dari suatu bisnis.
(http://www.wisegeek.com/what-is-ebusiness.htm)
Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya
ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari
setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita
lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media
atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran,
tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:
1. Pelaku
E-BusinessOrganisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis
2. Alat/Media/Sumber Daya
yang DigunakanTeknologi informasi dan komunikasiKomputer, data yang telah
terkomputerisasiinternet
3. Kegiatan SasaranKegiatan
bisnisProses bisnis utamaPembelian, penjualan,pelayanan, transaksiOperasi
bisnis utama
4. TujuanKoordinasi,
Komunikasi, dan Pengelolaan organisasiTransformasi proses bisnisSharing
informasi
5. KeuntunganPendekatan
yang aman, fleksibel, dan terintegrasiMemberikan nilai bisnis yang
berbedaEfisienPeningkatan produktivitas dan keutungan
Dengan demikian, maka akan dengan mudah mendefinisikan e-bisnis dalam satu
arti utuh, yaitu: E-bisnis adalah penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan
mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan—dapat berupa
berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, atau/dan
peningkatan produktivitas dan profit.
E-business memiliki karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara
konvensional, hanya saja e-business memiliki cakupan yang berbeda. Bisnis
mengandalkan pertemuan antar pebisnis seperti halnya rapat ditempat khusus,
atau sekadar untuk berkenalan dengan partner bisnis, sedangkan
e-business mengandalkan media internet sebagai sarana untuk memperoleh
tujuannya. Dalam kegiatan e-business, ada lima kemungkinan bentuk hubungan
bisnis berdasarkan transaksinya, yaitu:
1. Business to Business
(perdagangan antar pelaku usaha bisnis)
2. Business to Consumer
(perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan konsumen)
3. Consumer to Consumer
(perdagangan antar konsumen yang satu dengan konsumen yang lain)
4. Consumer to Business
(perdagangan antar konsumen dengan pelaku bisnis atau perusahaan)
5. Intrabusiness e-business
(perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang melibatkan pertukaran barang,
jasa, dan informasi.
Sasaran dari e-business adalah pasar atau market. Menurut Forrester
Research, telah terjadi perkembangan yang sangat fantastis terhadap jumlah
komputer yang terhubung dalam internet, termasuk penggunanya. E-business market
ini menyimpan peluang omset yang besar yang dapat diperebutkan oleh para
pebisnis.
Tahapan E-business
Ada empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan
e-business, di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business,
diantaranya sebagai berikut:
1. Mendayagunakan komputer
2. Mendayagunakan jaringan
dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3. Membangun dan
mendayagunakan web
4. E – commerce
Refrensi:
No comments:
Post a Comment